SEMUA TERGERAK MENUJU PERAK

Lokasi Perak 2014, desa Samiran, Selo, Boyolali

Tholabul 'ilmi faridhotun ala kulli muslimina wal muslimatin. 

'Mencari ilmu itu wajib bagi semua orang muslim dan muslimat' 

"Uthlubul 'ilma ilalmahdi illalahdi"  kewajiban mencari ilmu adalah dari lahir sampai dengan ke liang lahat  Dua kalimat di ataslah yang menjadi dasar para peserta #Perak2014 bersemangat hadir ke desa wisata Samiran, Selo Boyolali. Bulan puasa, paling nyaman memang beraktivitas di rumah, tetapi para peserta #perak2014 berhasil menggeser zona  nyamannya, contoh ada keluarga  Dita Wulandari yang sudah berangkat dari Bandung menuju Solo di hari Kamis malam. Perjalanan kali ini merupakan perjalanan pertama Dita Wulandari naik kereta jarak jauh bersama tiga putranya yaitu Fauzi, Amira dan Nisrina. Demikian juga dengan keluarga Shanty dan Savly, mereka berempat naik kereta dari Sidoarjo bersama dua buah hatinya yaitu Syifa dan Nadia.


Keluarga Rumah Tiga Bintang


Dan masih banyak lagi keluarga hebat yang kompak melakukan travelling di bulan Ramadhan ini bersama keluarganya menuju desa Samiran, Selo, Boyolali.

Lokasi #PERAK 2014 ini berada di ketinggian 1300 - 1500 dpl (di atas permukaan laut) jadi kebayang kan dinginnya seperti apa.Tetapi justru hal itulah yang membuat para peserta merasa tertantang untuk menaklukkan dingin di saat sahur dan aktivitas sehari-hari disana.


Keluarga Omah X=pressi

Aktivitas hari pertama dimulai pada hari Jumat, 4 Juli 2014 jam 15.30 WIB, dengan acara welcome participant, buddy game dan perkenalan krearif. Acara pembukaan ini langsung dipandu Bunda Septi Peni Wulandani. Peserta diajak bergembira terlebih dahulu dengan beberapa permainan menarik. Kemudian masing-masing keluarga memperkenalkan diri dengan gayanya masing-masing. Suasana tampak cair dengan canda tawa para peserta melihat gaya berkenalan masing-masing keluarga.


Setelah selesai bermain, sampailah pada focus grup discussion, ada grup anak-anak, grup ibu-ibu, dan grup bapak-bapak. Disinilah mereka saling berkenalan satu sama lain sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa.


Salah satu hal menarik di #Perak2014 ini adalah berusaha tepat waktu dan akan selalu menghargai waktu di setiap acara. Hal ini menjadi salah satu komitmen panitia untuk berlatih menjalankan kehidupan islami.


Seiring adzan berkumandang, tampak panitia hilir mudik menyiapkan hidangan berbuka puasa. Teh manis, kolak pisang, sosis solo, roti bolu dan pisang rebus menjadi menu berbuka hari ini. Berhubung udara sangat dingin, maka cepat sekali semua makanan berubah menjadi es, maka harus cepat-cepat dimakan/minum, tidak boleh dibiarkan terlalu lama di udara terbuka. 


Setelah berbuka para peserta berduyun-duyun berangkat ke masjid untuk menjalankan sholat maghrib berjamaah. Selesai sholat mereka dikejutkan panitia dengan hidangan makan malam ala Botram. Semua lauk dan nasi ditaruh jadi satu di sebuah tampah.


Bagi peserta yang baru pertama kali mengalami makan bersama ala botram ini tampak kaget dan geli. Apalagi ketika semua tangan  masuk ke tampah tsb. Tetapi bagi yang sudah pernah, makan malam ala botram ini membuat mata mereka berbinar-binar.Menjalin kebersamaan dalam  setampah nasi dan lauk pauknya. Keakraban mulai terlihat satu sama lain, para bapak membuat beberapa grup melingkari menu botram sampai habis, demikian juga dengan beberapa grup ibu dan anak-anak.


Setelah makan malam, seluruh peserta bersama-sama pergi ke masjid lagi untuk menunaikan ibadah sholat isya dan tarawih. Semakin larut malam semakin akrablah mereka.Banyak percakapan yang muncul sepanjang perjalanan dari pendopo ke masjid. Seruuu kayaknya.

Sehabis sholat Isya dan tarawih, para peserta kembali ngariung di pendopo, untuk acara obrolan malam.


Sedangkan anak-anak permainan bebas. Disinilah yang membuat decak kagum para volunteer dan penduduk desa samiran yang mengamati kegiatan kami. Menurut mereka anak-anak ini baru pertama kali kenal, tapi sudah saling kompak. Selama Bapak ibunya beraktivitas dengan obrolan malam, mereka juga bermain mandiri dengan seru.


Alhamdulillah terlewati sudah pesantren ramadhan hari pertama, para peserta menutupnya dengan kegiatan tadarus dan amalan pribadi. (spw)


34 views2 comments

Recent Posts

See All