OLEH-OLEH FSP CUNTEL: BELAJAR TIDAK PERLU KESIMPULAN

tulisan: Fahrizal Eko Setiyono


Salah satu acara dalam family camp kemarin adalah sesi sharing bersama MbaK Ririn Ph.D - seorang pemerhati anak yang baru saja menyelesaikan studinya di Monash University, Australia. Temanya cukup menggelitik yaitu MERDEKA dlam BELAJAR. Mbak Ririn memberi analogi proses belajar anak dengan peselancar (surfer) dan proses berjalannya anak (bayi). Satu hal menarik yang saya highlighted adalah falsafah Jawa yang disampaikan beliau bahwa "ngelmu iki kelakone kanthi laku" yang terjemahan bebasnya adalah ilmu itu tercapainya dengan "laku". Kata laku dalam bahasa Jawa ini agaknya sulit diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi kata tunggal. Karena laku dalam bahasa Jawa ini sarat akan makna dan penafsiran, bisa tindakan, aktivitas, proses berpikir, dan lain-lain.

Poin penting lainnya yang saya tangkap adalah proses belajar pada manusia adalah proses interaksi antara manusia itu dengan sesuatu disekitarnya, yang dalam istilah beliau adalah "... interaction with the bodies". Body disini adalah segala sesuatu yang menunjang proses belajar pada anak, bisa manusia, benda disekitar, tumbuhan, sinar matahari, angin, suara, dsb yang kesemuanya termasuk dalam body yang dimaksud. Jadi, dalam belajar terlibatnya semua benda dan lingkungan yang ada disekitar subjek belajar menjadi begitu penting. Inilah proses belajar yang sebenarnya. Misalnya, ada anak yang sedang belajar membaca, maka semua hal saat dia belajar membaca adalah proses belajarnya. Terkadang kita sebagai orangtua masih sering "jump to conclusion" bahwa anak dikatakan belajar membaca setelah dia bisa membaca. Padahal hakikatnya proses selama dia berusaha mengkontruksi apa itu huruf, bagaimana rangkaian berbagai huruf bisa membentuk kata, bagaimana kata bisa mewakili konsep suatu benda atau objek adalah proses belajar yang sebenarnya.

Jadi inti belajar adalah proses atau istilah kerennya adalah "trajectory learning" yang dilalui anak, bukan titik berhenti atau hasil akhir. Kita seringkali terfokus pada hasil akhir ini bukan pada trajectory-nya.


Learning doesn't need conclusion, enjoy the process ...



12 views0 comments

Recent Posts

See All