KOK BISA SAMA, YA?

Updated: Sep 17, 2018

28 Juli 2018

Ada undangan ke Semarang. Tidak melewatkan kesempatan buat mampir silaturahim ke rumah keluarga baru kami. Keluarga Penggemar Bagong. Masak mereka udah dua kali ke Wonogiri, dan kami belum kesampaian bertandang kesana.


Keluarga dengan tiga personel ini (Ayah Dutria, Ibu Ety, dik Titan) adalah keluarga yang seru. Banyak ngobrol, suka maen, dan pengetahuannya tentang banyak daerah bisa diuji keabsahannya hehe... Ya karena mereka suka maen kesana-kemari. Bakal susah nyari mereka di rumah saat weekend karena mereka suka "ndangdutan" kemana-mana di luar Semarang. Ndangdutan ala mereka ini artinya handle training pihak yang bekerja sama dengan BF Institute, semacam training center yang mereka dirikan.




Yang paling seru dalam perjumpaan kami kemarin adalah banyaknya kata, kalimat, pendapat yang sama persis dalam obrolan kami sepanjang 1,5 jam. Sehingga anak kami, Nuansa, mulai dari bengong kaget sampai ketawa bahagia karena menangkap banyak kalimat yang persiiisss sama disampaikan oleh orang tuanya dengan orang tua Titan.


Mulai dari kata "KONSEKUENSI', kalimat semacam "menepati janji", sampai dengan pendapat dan cerita yang hampir persis diantara kedua keluarga. Membuat kami tergelak. Nuansa pun dalam perjalanan sepulang dari sana tidak henti membahas, "Kok bisa sama, ya?".


Kok bisa sama, ya?

Ya, iya lah.

Guru-gurunya sama, komunitasnya sama, ketemu dengan keluarga yang mempunyai visi yang sama.


Hanya ada satu rasa diantara kami, MENYENANGKAN.

#sopongiro_2018


73 views2 comments

Recent Posts

See All