KESAN PERAK PARI (3): FATHERHOOD

Beberapa tahun silam ramai disinyalir anak-anak kita defisit dengan kehangatan dan kedekatan seorang ayah. Fenomena ini dinamakan father hunger atau father deficit, dimana banyak anak-anak yang kekurangan atau lapar dengan peran dan kasih sayang seorang ayah. Bahkan menurut Menteri Sosial saat itu (2017), Khofifah IP, Indonesia masuk di ranking ke-3 sebagai negeri Fatherless Country. Dampak dari lapar ayah ini antara lain: anak kesulitan dalam beradaptasi dan bergaul di lingkungan luar, merasa minder, gamang orientasi seksual, sulit mengambil keputusan, dll.

Sebenarnya para ayah ini menyadari kewajiban utama mereka bukan hanya mencari nafkah buat keluarga, namun juga turut membersamai anak dalam pendidikan dan pengasuhan. Malah banyak yang sudah mengikuti dan khatam dengan kajian tentang peran ayah dan maskulinitas. Hanya saja mungkin mereka masih bergelut dengan waktu. Dan ketika waktu itu tersedia, mereka pun memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk dekat dan bermain dengan anak-anak.


Benar-benar pejuang keluarga!

Para ayah di keluarga PERAK ini menyadari betul tugas dan peran seorang ayah dalam keluarga. Biasanya sih...mereka dapat ilmu ini dari para ibu yang tergabung di Ibu Profesional, he..he... Istilah populernya: mereke terjebak. Terjebak suka. Nah, ketika ada event PERAK yang berarti juga liburan, kumpul keluarga, dan mingle dengan keluarga lain, mereka memanfaatkan waktu berharga ini untuk ngobrol dan bermain bereng anak. Ada peraturan tak terulis di setiap kegiatan PERAK, yaitu bebas dan bertanggung jawab. Setiap peserta berhak mengikuti atau tidak mengikuti kegiatan PERAK. Yang mau ikut materi dari pagi sampai malam dipersilakan, yang mau membersamai dan main bareng anak seharian juga diperkenankan. Mau relaks, nyantai menikmati liburan, atau merenung mencari ilham, atau berdiam mencoba menemukan jati diri, yo monggo....:)

PERAK adalah ajang keluarga, maka dekat dan bersama keluarga is must be. Lihat saja, betapa cerianya para ayah dan anak ini menikmati kebersamaan, main air dan ber-cebyar-cebyur di pantai.


Ayo, para ayah! Alokasikan waktumu untuk anak dan keluarga....


(bersambung) 


63 views0 comments

Recent Posts

See All