FSP CAMP 1441 H @CUNTEL (bagian 2)

Nah, yuk kita mulai tengok-tengok rencana aktifitas masing-masing keluarga ya... RUMAHKU SURGAKU (RKSK)

Keluarga RKSK terdiri dari Mas Adin, Mbak Yuli, Zia, dan Zio. Mereka berdomisili di Jl. Yudistira, Salatiga. Jika ada acara atau event di Salatiga, teman-teman dari luar kota biasanya 'njujugnya' kesini. Karena itu, rumah ini dijuluki Yudisthira Homestay. Di FSP kali ini, keluarga RKSK berperan sebagai host bersama keluarga Nabla. Merekalah yang mengusulkan lokasi perkemahan Cuntel.


Tema yang diusung tahun depan adalah: #SambangSambung, yang bermakna saling mengunjungi meyambung silaturrahim. Beberapa rencana keluarga dikategorikan dalam 4 project, yaitu:

  1. Tour Religion. Umroh dan ziarah peradaban Islam. Rencananya di kuartal pertama.

  2. Family Business. Saat di workshop 'A' Home Team, mbak Yuli pernah bertanya bagaimana menemukan irisan antara ia dan suami. Yang satu gampang terlelap, satunya lagi suka. ngopi. Kontradiksinya ekstrem, he..he.. Nah, rupanya setelah sekian dengan perenungan mendalam (uhuk!), rupanya ketemulah irisan itu disini. Mbak Yuli tahu banget tentang kopi, creamer, dsb. karena berprofesi di perusahaan sejenis, sedangkan Mas Adin suka dan menikmati menjadi barista. Wiss, cuocook!

  3. Family Building Camp yang akan dilaksanakan di kuartal ketiga. Keluarga RKSK memang dikenal sebagai penggemar camping, dan rencananya akan menyelenggarakan camping yang berbeda dari biasanya. Dan mereka menggandeng keluarga Penggemar Bagong sebagai supporting system-nya. 

  4. Goes to Japan. Untuk mengeksplore keingintahuan Zio tentang robotik dan melihat sistem kereta api Shinkansen serta keinginan Zia memegang salju asli, RKSK merencanakan ber-edutrip di kota-kota di Jepang. Ikuuttt....

Nah, itu adalah rencana aktifitas dan kegiatan keluarga Rumahku Surgaku. Yang beririsan dengan project-project mereka bolelah merapat.



NABLA HOMETEAM

lni adalah kali ketiga keluarga Nabla mengikuti Sharing-FSP, dari mulai di Wonogiri, Baluran, dan kali ini di Cuntel sebagai host. Di awal ikut, mereka masih mencerna seperti apa sih FSP itu. Bahkan saat di Baluran keluarga ini masih belum menentukan nama, sehingga disebut No Name Family, he..he... Nah, sekarang sudah memiliki nama dan merencanakan aktifitas keluarga setahun ke depan dengan runtut.


Menurut empunya, Nabla adalah salah satu simbol operator dalam matematika (delta), yang diartikan sebagai memusat (gradient), menyebar (divergen), dan melingkar (curl). Memusat artinya kita fokus oada tg ada di dalam diri. Kesadaran eksistensi diri dan kesadaran eksistensi keluarga. Intinya fokus pada apa yg ada di dalam. Menyebar artinya sebisa mungkin dalam hidup kita menyebarkan kebahagiaan dan.kemanfaatan bagi semesta. Melingkar artinya semua kegiatan dan aktivitas dlm hidup jangan pernah putus dari kita (manusia) - lingkungan alam - Allah SWT. Jadi, memaknai kehidupan sebagai sebuah siklus dan kesemuanya saling terkait layaknya lingkaran yg tak ada pangkal dan ujungnya.


Mantap Nabla! Jadi ingat lagunya Circle of Life-nya The Lion King...:)


Tema keluarga Nabla tahun ini adalah Healthy Life yang merupakan perpaduan dari Mind, Healthy Soul, Healthy Management.untuk menggapai visi menjadi keluarga yang beriman dengan benar, bermanfaat bagi sesama, dan bahagia bersama dunia akhirat. 

  1. Healthy Mind. Hidup itu dinamis, kadang berbuah manis, seringpula kena pahitnya. Agar hati dan pikiran tetap damai filosofi Jawa: ojo gumunan (jangan mudah), ojo getunan (jangan mudah menyesal), ojo kagetan (jangan mudah kaget), ojo aleman (jangan gampang manja), dan ojo emosinan (jangan gampang marah) bisa diterapkan.

  2. Healthy Soul. Tagline untuk pembinaan jiwa ini adalah Ayo obah, ayo ngibadah, dan ayo ngaji. 

  3. Healthy Management. Termasuk diantaranya dalah manajemen waktu: Family Time & Me Time, Working Time, and Gadget Time. Tantangannya adalah karena sang ayah berprofesi sebagai tutor online, sehingga terlihat selalu memegang gadget, jadi mesti pintar-pintar membagi waktu dan pemahaman buat si buah hati. Yang juga berada dalam cakupan manajemen ini adalah waste management. Tahun lalu Nabla Home Team mencanangkan meminimalisir sampah dan telah mulai konsisten menggunakan sabun dan deterjen alami buatan sendiri. Tahun ini project ini terus dilanjutkan. O, ya Nabla setahun ke depan akan memutuskan untuk stay at Sruwen or move to other city. Semangka....semangat kakak!

Untuk si buah hati, Naura (6 tahun), project setahun ke depan adalah menuntaskan fitrah keimanan yaitu menumbuhkan rasa cinta dan sayang kepada Allah SWY dan Rasulullah SAW, melatih adab keseharian, dan melatih kecakapan dasar.


Untuk menengok kesan-kesan keluarga Nabla selama FSP kemarin, bolehlah diklik link ini:

https://www.perinduramadhan.com/blog/fsp-nabla-home-team-1-melempar-doa-ke-langit



#DOYANDOLAN

Begitu diputuskan lokasi FSP tahun ini diselenggarakan di Cuntel, langsung saja mengiyakan. Dekat Salatiga, je...soalnya #doyandolan lagi mengurangi dolan-dolan jarak jauhnya, he..he... Tema tahun ini adalah #mlèthikally, yang bisa diartikan mlèthik sekali. Mlèthik sendiri berarti memercik bara api atau air), terlompat keluar dari kerumunan. Diharapkan aktifitas keluarga #doyandolans selama setahun ke depan bisa mlèthik, tampak dan berdampak. InsyaAllah. Lebih detail tentang rencana keluarga #doyandolan, silakan dipantau link di bawah ini:  http://busur-panah.blogspot.com/2019/09/mlethikally.html


DJAKARTA FAMILY

Ini kali pertama keluarga DjakFam mengikuti event Family Strategic Planning (FSP). Itung-itung sebagai ajang latihan membuat acara untuk PERAK nanti. Yap! Keluarga ini memang menjadi Kepala Dusun untuk PERAK Lawu. Datang ya... Saking antusiasnya keluarga ini membuat tempelan sticker 'Jamaah FSP' di mobil. Keren!

Keluarga DjakFam mengusung tema: Memperkaya Diri. kalau ada kata 'kaya', umumnya mindset berpikir kita langsung menuju ke kata berikutnya; harta. Ternyata, didalam juga tercakup kaya ilmu, kaya aktifitas, kaya amal, juga kaya saudara. Setahun ke depan, keluarga DjakFam akan memperkuat konsolidasi internal untuk mengokohkan hometeam keluarga. Istilah mereka adalah kuat mengakar. Dengan akar yang kuat, sebuah pohon (baca: keluarga) nantinya akan tumbuh daun yang rimbun yang menaungi dan buah yang lebat dan manis.


Yang ingin lebih jauh mengetahui kesan-pesan keluarga ini selama ajang FSP, silakan di klik link ini: https://www.perinduramadhan.com/blog/fsp-djakfam-menguatkan-akar


Nah, 4 keluarga sudah berbagi rencana dan aktifitas keluarga selama setahun ke depan. Semoga yang tertulis dan tersampaikan merupakan suatu doa. Tugas kita berusaha sebaik mungkin, Allah SWT yang tentukan hasil yang pasti terbaik bagi kita. Aamiin...


Eh, belum selesai...masih banyak keluarga yang akan sharing FSP. Boleh jadi ada yang menginspirasi menjadi gerak langkah keluarga lain. Jadi, tetap lanjut baca ke bagian 3, ya...

110 views0 comments

Recent Posts

See All