BERMAIN DONGENG dan HADIAH

Tiga hal yang tidak pernah ditolak anak yaitu Dongeng, Bermain dan Hadiah. Maka lengkapilah dunia anak dengan tiga hal tersebut (Dodik Mariyanto)


Hari ketiga Pesantren Ramadhan Keluarga (PERAK) 2014 ini dipenuhi dengan aktivitas Bermain, Dongeng dan Hadiah. Manusia itu adalah Homo Ludens makhluk yang senang dengan bermain, maka ketika disampaikan ke peserta bahwa di hari ketiga nanti setelah selesai sholat Subuh, acara kita adalah Maaaaain!, wow serempak suara anak-anak histeris bahagia. Itulah anak-anak, jangan cerabut kebahagiaan mereka dengan memaksakan anak-anak belajar dengan cara orang dewasa.

MAIN KE NEW SELO ( km 0 start pendakian Gunung Merapi) Tantangan terbesar di lokasi Perak kali ini adalah menerobos dinginnya udara di pagi hari. Brrrr sangat dingin, tetapi anak-anak sudah banyak yang bersiap selepas sholat Subuh berjamaah di masjid, mereka langsung berkumpul di pendopo desa. Secara otomatis anak-anak membuat grup-grup permainan sambil menunggu mobil datang menjemput kami.



Seluruh peserta beraksi di puncak New Selo, pos awal pendakian Merapi Foto: Dok.OrentFoto


Sampai puncak juga akhirnya foto:Dok. orentfoto

Kelas Fotografer foto : dok.OrentFoto.

Belajar Fotografi bersama Kak Fatah Nurdiansyah Foto : Dok. OrentFoto

Hasil belajar fotografi

Hasil Belajar Fotografi



MAIN BAKIAK DI LAPANGAN Setelah puas melihat pemandanagan alam di New Selo, maka panitia mengajak anak-anak untuk mengenal permainan tradisional yaitu bakiak.Tanpa penolakan langsung mereka teriak "yeaaay". Luar biasa energi mereka di dunia bermain. DONGENG bersama KAK BONI Poin ketiga setelah MAIN dan HADIAH, yang tidak bisa ditolah anak adalah DONGENG. Selesai dari New Selo dan bermain bakiak, anak-anak langsung lari ke homestay masing-masing untuk mandi dan berbenah diri. Mereka bergegas tanpa berlama-lama karena segera ingin masuk ke kelas Dongeng bersama kak Boni.


Ubay dan Asya terkesima dengan dongeng Kak Boni Foto : Dokumentasi SPW

Selain mendongeng Kak Boni juga mengajarkan beberapa tehnik mendongeng untuk orangtua. Bagaimana membuat suara-suara yang berbeda untuk beberapa tokoh. Misal tokoh anak-anak, tokoh orang baik dll. Akhirnya ada salah satu peserta seorang Bapak, yang berani mempraktekkan mendongeng di kelas dengan berbagai tehnik suara. Sang istri dan anak-anaknyapun berdecak kagum dengan bakat potensial sang ayah yang selama ini terpendam, Saluuutt!. Menjadi ayah idola anak-anak itu ternyata mudah, belajarlah tehnik mendongeng, maka anak akan selalu minta anda bercerita. Disaat anak-anak meminta, itulah saat yang tepat untuk memasukkan value dan prinsip yang akan dipegang teguh oleh keluarga. Buktikan!

KREATIF BERSAMA KELUARGA Ketika ingin mengajak anak-anak beraktivitas gembira bersama dengan kita orangtuanya, maka syarat pertama kita harus mau masuk ke dunia mereka,Bukan anak-anak yang kita paksa masuk ke dunia kita. Salah satu kegiatan yang kami kenalkan di pesantren keluarga kali ini adalah kegiatan gunting lipat. Kegiatan ini menjadi menarik karena bisa dikerjakan secara bersama satu keluarga, kemudian hasilnya dijadikan alat peraga untuk mendongeng.


kreativitas gunting lipat foto : dokumentasi spw

Ibu dan anakpun asyik mewarnai bersama alat peraganya foto : dokumentasi spw

Taraaa akhirnya jadi juga boneka tangannya foto : dokumentasi spw

TAHADDU, TAHABBU  ( Salinglah memberi hadiah, maka kamu akan saling menyayangi- Hadist) Dasar hadis inilah yang menjadi dasar acara ini ditutup dengan saling memberi hadiah, meski hanya bisa senyum. Di awal semua anak mendapatkan hadiah satu paket tas dari Staedler, yang berisi pensil biasa dan pensil warna, berikutnya semua peserta mendapatkan pulpen gantung dari Jarimatika, dan dua buku Jari Qur'an, yang terakhir masing-masing keluarga dapat 1 paket buku (berisi 3 buku Islam) dari Penerbit Indiva. Tidak lupa pula seluruh peserta menghadiahkan lagu terima kasih kakak,yang mereka nyanyikan serempak, kepada seluruh crew panitia dan crew desa wisata yang telah ikut menyukseskan acara  ini dengan baik. Ada cerita yang sangat menyentuh,ketika mas bambang salah satu crew dari desa wisata memanggil Ubay dan Karim (dua anak yang  unik dan menarik) untuk maju ke depan, dan anak dua ini mendapatkan hadiah dari mas bambang satu plastik wortel. Wow pelajaran berharga, bahwa pemberian itu akan menjadi berharga apabila disampaikan dengan cara yang tepat.


Ubay bahagia dengan hadiah wortel dari mas bambang Foto : dokumentasi orentfoto

HIGH ENERGY ENDING Acara pesantren Ramadhan ini sudah berakhir, anak-anak merasa senang tapi kurang,  dan minta tahun depan ada PERAK 2015 :) mereka akan bersiap-siap menabung untuk tahun depan. Acara ditutup dengan permainan bersama keluarga dan bersalam-salaman mohon maaf lahir dan batin




76 views0 comments

Recent Posts

See All